Judul :
Clever Girl Finance
Penulis :
Bola Sokunbi
Penerjemah :
Yuniasari Shinta Dewi
Penerbit :
Elex Media Komputindo
Tahun Terbit :
2022
Halaman :
xxxvi, 257 Halaman
ISBN :
978-6230-035-77-7
Perihal finansial sering kali mengintimidasi
kaum perempuan. Kebutuhan hidup yang lebih tinggi dibandingkan laki-laki,
sementara penghasilan biasanya lebih rendah, menjadi salah satu faktornya. Apalagi
dalam keluarga, biasanya perempuan ditempatkan sebagai bendahara keuangan. Rasa-rasanya
perempuan memang harus mandiri secara finansial supaya bisa mempunyai pilihan. Untuk
itu, diperlukan skill manajemen keuangan yang baik.
Buku “Clever Girl Finance” akan membantu kita, perempuan-perempuan cerdas, untuk mengetahui lebih jauh dan lebih baik tentang pengelolaan keuangan. Pembahasannya terdiri dari sembilan bab yang dibagi ke dalam tiga bagian sebagai berikut:
A. Bagian Pertama
1. Bab 1: Pola Pikir
Penulis pada bab pertama ini memaparkan kesalahan-kesalahan kita dalam hal
pengelolaan keuangan, afirmasi untuk diri sendiri, dan kontrol kita untuk
mengubah lingkungan yang berpengaruh. Penulis juga membagikan langkah-langkah yang
bisa kita tindak lanjuti untuk menebus kesalahan pengelolaan keuangan, bagaimana
cara menyusun afirmasi, dan menyarankan siapa saja yang seharusnya ada dalam
lingkaran pengaruh kita.
2. Bab 2: Terorganisir
Mengorganisir adalah salah satu bagian dari pengelolaan. Pada bab inilah penulis
meruntut apa saja catatan data yang harus diorganisir, bagaimana melacak
pengeluaran, menganalisis kebiasaan buruk dalam mengatur keuangan, mengkalkulasi
kekayaan bersih, mengetahui nilai utama yang hendak kita pegang, dan menjawab
apa tujuan finansial kita yang sebenarnya.
B. Bagian Kedua
1. Bab 3: Budgeting
Pembahasan pada bab ini menurut saya sangat dan paling eksklusif, atau
dengan kata lain, ‘daging semua’. Di dalamnya dikupas tuntas tentang budgeting
(membuat anggaran). Terdiri dari hal paling basic dalam budgeting;
cara untuk membuat perencanaan anggaran; gaya budgeting; budget untuk self-reward;
budgeting dalam situasi tidak punya pemasukan yang tetap; budgeting
dalam situasi sudah berkeluarga; serta upaya-upaya yang bisa kita terapkan
supaya bisa mempunyai tabungan darurat.
2. Bab 4: Utang dan Pinjaman
Kiranya banyak dari kita yang pernah atau bahkan sedang mempunyai utang.
Tidak perlu khawatir, karena pada bab ini kita akan dituntun menuju pintu
keluar bebas utang. Kita diajarkan tentang panduan bebas utang; strategi yang
bisa kita ambil; dan ide-ide cemerlang supaya utang kita cepat lunas. Selain
itu, dipaparkan juga mengenai pinjaman dana kuliah; serta cashback dan reward
kartu kredit.
3. Bab 5: Investasi
Bola Sokunbi meminta kita untuk menjadikan uang bisa bekerja untuk diri
kita. Bukan lagi kita yang bekerja untuk meraup uang. Cara yang ditawarkannya
adalah dengan investasi. Ia pada bab ini merinci konsep inti dalam investasi,
istilah-istilah mengenai investasi yang sering disebut; langkah dalam menjajaki
dunia investasi; serta investasi untuk dana pensiun.
C. Bagian Ketiga
1. Bab 6: Kredit
Saya pikir tidak semua orang setuju dengan konsep kredit. Salah satu
alasannya mungkin karena tidak sejalan dengan norma agama, sebab mengandung
riba di dalamnya. Namun kiranya tidak ada salahnya untuk mengetahui konsep
kredit. Bab ini membahas tentang skor kredit, riwayat kredit, kiat memanfaatkan
kredit untuk pemula, dan pembahasan tentang mitos-mitos perihal kredit.
2. Bab 7: Melindungi Dirimu Sendiri
Kita tidak pernah tahu ke depan akan ada hal apa yang akan menimpa kita.
Bisa saja hal buruk yang datang begitu mendadak. Berbagai kemungkinan peristiwa
yang membutuhkan biaya bisa saja terjadi. Karenanya, kita harus
mempersiapkannya. Penulis menyarankan kita untuk mempertimbangkan asuransi,
melakukan beberapa hal yang seharusnya kita lakukan kalau-kalau suatu saat
terjadi resesi, dan meminta kita untuk waspada terhadap keamanan data pribadi
terutama yang terkait dengan keuangan.
3. Bab 8: Menghasilkan Lebih Banyak Uang
Bab ini membahas perihal negoisasi gaji. Penulis memberikan tips menjadi
negosiator yang andal agar kita mendapatkan apa yang selayaknya kita dapatkan.
Penulis juga menguraikan beberapa kesalahan yang sering dilakukan para pekerja
mengenai gaji. Selain itu, bab ini juga memberikan kita ide menarik untuk
bekerja sampingan.
4. Bab 9: Aktivitas Keuangan yang Penting
Bab terakhir dari buku ini berisi penggabungan bahasan dari bab-bab
sebelumnya. Lebih ringkas karena memang ringkasan, mengenai hal-hal penting
yang harus selalu diperhatikan di tiap tahapan. Dibuat supaya bisa menjadi
rujukan di saat kondisi kita sesuai dengan poin yang disebutkan dalam buku.
Buku yang ditulis oleh ahli keuangan ini menerapkan gaya bahasa
denotatif. Penulis tidak berbelit-belit, jelas dan lugas. Baku namun tidak kaku.
Hal yang disuka dari buku ini salah satunya
adalah cerita inspiratif mengenai perjalanan mengelola keuangan dari
perempuan-perempuan cerdas yang terdapat di beberapa akhir bab. Mereka berbagi
cerita tentang bagaimana mereka bisa melunasi hutang yang menumpuk, menabung
untuk masa yang akan datang, dan merintis kekayaan bersih. Saya juga suka
dengan cover bukunya yang cantik, serta layout penulisan yang menarik
yang membuat buku ini mempunyai magnet tersendiri sehingga nyaman untuk dibaca.
Kelebihan buku ini menurut saya adalah
melimpahnya tips dan trik yang aplikatif di setiap pembahasan. Bahkan di
halaman awal diberikan panduan membaca buku ini. Selain itu, di setiap akhir
pembahasan selalu disertai dengan instruksi tindakan yang harus dilakukan (kita
disarankan untuk langsung mempraktikkan apa yang telah dibahas). Jadi, tidak
hanya teori, tetapi langsung eksekusi saat itu juga. Meski demikian, kita tetap
bisa mempraktikkannya kapanpun saat sudah siap. Tentunya lebih cepat lebih
baik.
Sudut pandang saya mengganggap kekurangan buku
ini terletak dari terlalu banyak penyebutan merek suatu produk terkenal tanpa
menyensornya atau menyamarkannya. Saya menganggapnya sebagai suatu iklan yang
memberikan keuntungan untuk penulis buku ini. Hal ini membuat saya pribadi
kurang nyaman. Well, ini sah-sah saja dan bukan suatu kesalahan. Toh memang
salah satu bahasan dalam buku ini adalah perihal “cara menghasilkan uang”, dan
tanpa pembaca sadari, penulis secara tidak langsung sudah mempraktikkannya
melalui ‘iklan’ tersebut.
Secara keseluruhan, buku ini sangat
recommended untuk dibaca karena akan sangat membantu kita untuk mewujudkan
kemandirian finansial.
Pada akhirnya, setelah kita mengetahui ilmu untuk menjadi mandiri secara finansial, prosesnya tetap membutuhkan waktu. Komitmen kita sangat dibutuhkan. Meskipun mungkin melelahkan atau membosankan, harus selalu kita sadari bahwa sekecil apapun progres yang kita berikan, itu tetaplah pencapaian menuju kemerdekaan finansial yang selalu kita idamkan. Keep going, girl!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar