Jumat, 28 April 2023

Review Buku Clever Girl Finance


Judul                : Clever Girl Finance

Penulis             : Bola Sokunbi

Penerjemah      : Yuniasari Shinta Dewi

Penerbit           : Elex Media Komputindo

Tahun Terbit    : 2022

Halaman          : xxxvi, 257 Halaman

ISBN               : 978-6230-035-77-7

Perihal finansial sering kali mengintimidasi kaum perempuan. Kebutuhan hidup yang lebih tinggi dibandingkan laki-laki, sementara penghasilan biasanya lebih rendah, menjadi salah satu faktornya. Apalagi dalam keluarga, biasanya perempuan ditempatkan sebagai bendahara keuangan. Rasa-rasanya perempuan memang harus mandiri secara finansial supaya bisa mempunyai pilihan. Untuk itu, diperlukan skill manajemen keuangan yang baik.

Buku “Clever Girl Finance” akan membantu kita, perempuan-perempuan cerdas, untuk mengetahui lebih jauh dan lebih baik tentang pengelolaan keuangan. Pembahasannya terdiri dari sembilan bab yang dibagi ke dalam tiga bagian sebagai berikut:

A.    Bagian Pertama

1.      Bab 1: Pola Pikir

Penulis pada bab pertama ini memaparkan kesalahan-kesalahan kita dalam hal pengelolaan keuangan, afirmasi untuk diri sendiri, dan kontrol kita untuk mengubah lingkungan yang  berpengaruh.  Penulis juga membagikan langkah-langkah yang bisa kita tindak lanjuti untuk menebus kesalahan pengelolaan keuangan, bagaimana cara menyusun afirmasi, dan menyarankan siapa saja yang seharusnya ada dalam lingkaran pengaruh kita.

2.      Bab 2: Terorganisir

Mengorganisir adalah salah satu bagian dari pengelolaan. Pada bab inilah penulis meruntut apa saja catatan data yang harus diorganisir, bagaimana melacak pengeluaran, menganalisis kebiasaan buruk dalam mengatur keuangan, mengkalkulasi kekayaan bersih, mengetahui nilai utama yang hendak kita pegang, dan menjawab apa tujuan finansial kita yang sebenarnya.

B.     Bagian Kedua

1.      Bab 3: Budgeting

Pembahasan pada bab ini menurut saya sangat dan paling eksklusif, atau dengan kata lain, ‘daging semua’. Di dalamnya dikupas tuntas tentang budgeting (membuat anggaran). Terdiri dari hal paling basic dalam budgeting; cara untuk membuat perencanaan anggaran; gaya budgeting; budget untuk self-reward; budgeting dalam situasi tidak punya pemasukan yang tetap; budgeting dalam situasi sudah berkeluarga; serta upaya-upaya yang bisa kita terapkan supaya bisa mempunyai tabungan darurat.

2.      Bab 4: Utang dan Pinjaman

Kiranya banyak dari kita yang pernah atau bahkan sedang mempunyai utang. Tidak perlu khawatir, karena pada bab ini kita akan dituntun menuju pintu keluar bebas utang. Kita diajarkan tentang panduan bebas utang; strategi yang bisa kita ambil; dan ide-ide cemerlang supaya utang kita cepat lunas. Selain itu, dipaparkan juga mengenai pinjaman dana kuliah; serta cashback dan reward kartu kredit.

3.      Bab 5: Investasi

Bola Sokunbi meminta kita untuk menjadikan uang bisa bekerja untuk diri kita. Bukan lagi kita yang bekerja untuk meraup uang. Cara yang ditawarkannya adalah dengan investasi. Ia pada bab ini merinci konsep inti dalam investasi, istilah-istilah mengenai investasi yang sering disebut; langkah dalam menjajaki dunia investasi; serta investasi untuk dana pensiun.

C.    Bagian Ketiga

1.      Bab 6: Kredit

Saya pikir tidak semua orang setuju dengan konsep kredit. Salah satu alasannya mungkin karena tidak sejalan dengan norma agama, sebab mengandung riba di dalamnya. Namun kiranya tidak ada salahnya untuk mengetahui konsep kredit. Bab ini membahas tentang skor kredit, riwayat kredit, kiat memanfaatkan kredit untuk pemula, dan pembahasan tentang mitos-mitos perihal kredit.

2.      Bab 7: Melindungi Dirimu Sendiri

Kita tidak pernah tahu ke depan akan ada hal apa yang akan menimpa kita. Bisa saja hal buruk yang datang begitu mendadak. Berbagai kemungkinan peristiwa yang membutuhkan biaya bisa saja terjadi. Karenanya, kita harus mempersiapkannya. Penulis menyarankan kita untuk mempertimbangkan asuransi, melakukan beberapa hal yang seharusnya kita lakukan kalau-kalau suatu saat terjadi resesi, dan meminta kita untuk waspada terhadap keamanan data pribadi terutama yang terkait dengan keuangan.

3.      Bab 8: Menghasilkan Lebih Banyak Uang

Bab ini membahas perihal negoisasi gaji. Penulis memberikan tips menjadi negosiator yang andal agar kita mendapatkan apa yang selayaknya kita dapatkan. Penulis juga menguraikan beberapa kesalahan yang sering dilakukan para pekerja mengenai gaji. Selain itu, bab ini juga memberikan kita ide menarik untuk bekerja sampingan.

4.      Bab 9: Aktivitas Keuangan yang Penting

Bab terakhir dari buku ini berisi penggabungan bahasan dari bab-bab sebelumnya. Lebih ringkas karena memang ringkasan, mengenai hal-hal penting yang harus selalu diperhatikan di tiap tahapan. Dibuat supaya bisa menjadi rujukan di saat kondisi kita sesuai dengan poin yang disebutkan dalam buku.

Buku yang ditulis oleh ahli keuangan ini menerapkan gaya bahasa denotatif. Penulis tidak berbelit-belit, jelas dan lugas. Baku namun tidak kaku.

Hal yang disuka dari buku ini salah satunya adalah cerita inspiratif mengenai perjalanan mengelola keuangan dari perempuan-perempuan cerdas yang terdapat di beberapa akhir bab. Mereka berbagi cerita tentang bagaimana mereka bisa melunasi hutang yang menumpuk, menabung untuk masa yang akan datang, dan merintis kekayaan bersih. Saya juga suka dengan cover bukunya yang cantik, serta layout penulisan yang menarik yang membuat buku ini mempunyai magnet tersendiri sehingga nyaman untuk dibaca.

Kelebihan buku ini menurut saya adalah melimpahnya tips dan trik yang aplikatif di setiap pembahasan. Bahkan di halaman awal diberikan panduan membaca buku ini. Selain itu, di setiap akhir pembahasan selalu disertai dengan instruksi tindakan yang harus dilakukan (kita disarankan untuk langsung mempraktikkan apa yang telah dibahas). Jadi, tidak hanya teori, tetapi langsung eksekusi saat itu juga. Meski demikian, kita tetap bisa mempraktikkannya kapanpun saat sudah siap. Tentunya lebih cepat lebih baik.

Sudut pandang saya mengganggap kekurangan buku ini terletak dari terlalu banyak penyebutan merek suatu produk terkenal tanpa menyensornya atau menyamarkannya. Saya menganggapnya sebagai suatu iklan yang memberikan keuntungan untuk penulis buku ini. Hal ini membuat saya pribadi kurang nyaman. Well, ini sah-sah saja dan bukan suatu kesalahan. Toh memang salah satu bahasan dalam buku ini adalah perihal “cara menghasilkan uang”, dan tanpa pembaca sadari, penulis secara tidak langsung sudah mempraktikkannya melalui ‘iklan’ tersebut.

Secara keseluruhan, buku ini sangat recommended untuk dibaca karena akan sangat membantu kita untuk mewujudkan kemandirian finansial.

Pada akhirnya, setelah kita mengetahui ilmu untuk menjadi mandiri secara finansial, prosesnya tetap membutuhkan waktu. Komitmen kita sangat dibutuhkan. Meskipun mungkin melelahkan atau membosankan, harus selalu kita sadari bahwa sekecil apapun progres yang kita berikan, itu tetaplah pencapaian menuju kemerdekaan finansial yang selalu kita idamkan. Keep going, girl!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar