![]() |
| Photo by islamindonesia.id |
Halloo teman-teman,
Assalamu’alaikum warohmatullah wabarokatuh
Tak bosan-bosan saya menanyakan kabar pembaca setia Neni Nuren’s Blog, bagaimana kabar temen-temen semua? Bagaimana kabar keluarga?
Semoga baik-baik saja serta selalu dalam lindungan Allah Subhanahu wata’ala.
Saya turut berduka cita atas bencana tsunami yang terjadi di Banten dan Lampung pada Sabtu, 22 Desember 2018 kemarin. Semoga Allah kuatkan pundak para korban yang selamat, Allah tabahkan keluarga korban, Allah ampuni segala dosa-dosa korban yang meninggal akibat bencana ini dan Allah tempatkan pada tempat terbaik di sisi-Nya.
Tidak ada yang tahu kapan musibah akan terjadi, karenanya ketika kita terkena musibah kita tidak boleh terus larut dalam kesedihan.
Kita jadikan ini semua sebagai pelajaran. Kita ambil hikmah dari setiap kejadian. Kita pertebal iman kita pada Allah Tuhan semesta alam.
Salah satu cara mempertebal dan meningkatkan keimanan kita pada Allah adalah dengan banyak mempelajari ilmu-ilmu agama dan mengaplikasikannya pada kehidupan sehari-sehari.
Untuk mempelajari ilmu-ilmu agama, kiranya Perpustakaan Umum Islam Iman Jama sangat cocok dijadikan sebagai pusat sumber informasi dan referensi buku-buku bersubjek Islam.
Awalnya saya juga belum tahu ada perpustakaan Islam di daerah Jakarta Selatan. Pertama kali saya mengetahuinya yaitu ketika pulang dari Islamic Book Fair (IBF) pada april 2018 lalu saat kopaja yang saya tumpangi berhenti di terminal Lebak Bulus.
Perpustakaan Umum Islam Iman Jama terletak di jalan raya Lebak Bulus No.46 Jakarta Selatan, persis di depan jalan keluar terminal Lebak Bulus, seberang halte busway Lebak Bulus. Berada di antara deretan ruko, perpustakaan ini nyaru dengan ruko-ruko di sebelahnya.
Didirikan pada 22 Maret 1997 oleh Yayasan Iman Jama, perpustakaan ini dimaksudkan untuk membantu masyarakat umum khususnya umat muslim dalam mencari literatur atau informasi seputar keislaman terutama di bidang kajian Al-Qur’an dan Hadits.
Fasilitas dan layanan disana terbilang cukup lengkap. Di lantai 1 terdapat layanan sirkulasi dan layanan loker untuk menitipkan barang pemustaka, layanan koleksi bahan pustaka di lantai 2, layanan ruang baca yang dilengkapi AC, layanan ruang diskusi/belajar, dan layanan internet serta sarana ibadah (mushola) di lantai 3.
Sistem layanan yang diterapkan adalah sistem open access, artinya pemustaka bisa secara langsung mencari koleksi bahan pustaka di rak. Dibuka setiap senin-sabtu pukul 09.00-17.00 WIB tentunya terbuka untuk umum.
Koleksi bahan pustaka didominasi buku-buku Islam, sesuai dengan jenis perpustakaan ini. Pemustaka tidak boleh membawa pulang koleksi bahan pustaka yang ada, hanya boleh baca di tempat. Tetapi perpustakaan memberikan keringanan membolehkan pemustaka untuk memfotokopi buku-buku yang dibutuhkan dan harus dikembalikan di hari yang sama.
Jika ingin mengakses perpustakaan ini, pemustaka harus menyiapkan infaq sebesar Rp. 4.000. Timbul pertanyaan, bukankah perpustakaan adalah lembaga nonprofit? Benar. Perpustakaan memang lembaga nonprofit, tapi apakah perpustakaan tidak butuh biaya untuk mengembangkan koleksi yang ada? Apakah tidak butuh biaya untuk ini dan itu? Terlebih perpustakaan ini adalah milik yayasan, tidak dibiayai negara.
Kiranya uang Rp. 4.000 tidak akan membuat kita miskin karena digunakan untuk mendalami ilmu agama, meningkatkan keimanan, berjihad di jalan Allah. Oleh karena itu, mari kita berkunjung ke Perpustakaan Umum Islam Iman Jama :”)
Salam Literasi!
Salam pemuda kontributif!
Sumber:
Andi. 2015. Perpustakaan Iman Jama, Oase di Gerbang Lebak Bulus. Islam Indonesia. https://islamindonesia.id/berita/reportase-perpustakaan-iman-jama-oase-di-gerbang-lebak-bulus.htm. Diakses pada 25 Desember 2018.
Nurbaity, Desy. 2010. Kepuasan Pengunjung terhadap Mutu Layanan Perpustakaan Iman Jama Lebak Bulus. Skripsi. Diterbitkan. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Syarif Hidayatullah: Jakarta.http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/21577. Diakses pada 25 Desember 2018.

Makasih informasinya 😊
BalasHapusIya betul banget Perpustakaan Iman Jama tempat referensi buku Islam
BalasHapusMaasyaa Allah... the best banget kak perpusnya. Recomended pengen your kesana :))
BalasHapusSetelah ngeliat tulisan ini jdi pgn visit k perpustakaan d sana deh...
BalasHapusMakasih min atas infonya
Kenangan bersama teman2 sewaktu msh sekolah di MAN 4 Pondok Pinang antara tahun 1997-1998 sering berkunjung ke perpus Iman Jama. Lokasinya memang tak jauh dari MAN 4. dan sewaktu msh kuliah di UIN Ciputat juga msh sering berkunjung ke sana puluhan tahun silam. Tiba-tiba teringat begitu saja nama perpus Iman Jama langsung saya buka google ternyata banyak artikel tentang perpus tersebut. Iman Jama kenangan yg tak terlupakan bersama teman-temanku
BalasHapusKo jam pd tanggalnya 14.17, padahal sy nulis ni jam 05.22 wib
BalasHapus17 Februari 2020 jam 05.22
BalasHapus